Hidup itu kadang absurd. Tapi ya udah, dijalanin aja kayak Rian.

Genk Kelelawar

Aku pernah punya genk yang menggila dan aktif hanya di malam hari. Namanya genk KELELAWAR, yang isinya 4 orang gila. Apakabar genk ini sekarang ya? udah pada solo karir semua, wkwkwk. Tentunya di genk tersebut ada AKU, si paling pendiam, polos, dan pemalu. Kemudian tidak disengaja bertemu 3 manusia gila ini. wkwkwkwkwk

Fany, wanita gila yang punya ide-ide gilanya. Tapi sebenarnya dia pinter, berwawasan, keibuan, cuma ketutup kegilaannya aja.  Kemudian ada si Fitri, wanita galau yang kesepian dan butuh teman. Beliau suka berghibah, cocok banget kalau ketemu fany, dah lah. wkwkkw
Terakhir ada Deja, si paling gas, si paling berpengalaman, di dunia malam. hahaha

Aku dan Deja kerja di perushaan yang sama, jadi kami memang sudah berteman sebelumnya. Kemudian aku kenal Fitri & Fany dari kak Ovi, yang ketemu di tempat tongkrongan. Awalnya kami tidak dekat dan tidak menunjukan tanda-tanda kecocokan. Pertemuan pertama kami berempat dimulai saat Malam itu, begini ceritanya singkatnya:

Fitri baru putus, dia galau, terus dia chat aku ngajak keluar, kami ke cafe berdua. Kemudian fany ikut nyusul diajak fitri, bertemulah kami bertiga, ngobrol singkat, kemudian kami memutuskan mau ke pantai malam itu juga. Di perjalanan aku menawarkan ajak temenku 1, Deja. Mereka setuju, kami jemput Deja, dan bertemualah kami berempat.

Malam itu, di perjalanan, di dalam mobil, kami ngalir begitu saja. Terasa cepat akrab, nyambung dan sefrekuensi. Dari malam itulah kemudian kami sering main bareng, keluar malam keluyuran bareng. Banyak hal yang sudah kami lakukan bersama. Kami pernah sharing kisah masa lalu di jembatang barelang, nobar Bola, masak mie di tempat fany, main uno balok, nongkrong sana-sini, ke pantai jam 3 pagi, terus berenang, wkwkwk. Kami juga pernah buat plan liburan ke Bali bulan December, tapi GA JADI. 

Hampir setiap libur kami bertemu dan menghabiskan malam bersama. Apalagi waktu itu dimana perusahan tempat aku dan deja bekerja lagi down parah, cuma 3 hari kerja dalam seminggu. dan fitri juga, cuma 4 hari kerja. Makanya banyak waktu kami main waktu itu. haha

Yang paling gila dari Genk Kelelawar ini, kami sering ga tidur sampai pagi. Salah satunya, Kami ke pantai larut malam, berenang jam 3 pagi, cerita-cerita sampai subuh. eittts, itu belum selesai. Kami lanjut sarapan nyeberang pulau paginya, ke Belakang padang. dan lebih gilanya lagi, si Fany masih harus ke Singapore siangnya. Bener-bener ga ada capeknya. Capek sih sebenarnya, hahahaha

Udah lama banget kami ga ketemu berempat. Sekarang masih berteman sih, cuma kayak udah habis aja masanya buat bareng-bareng lagi. Fitri udah punya suami dan Baby boynya. Fany sudah ke swiss ikut suami tercintanya. dan hanya aku dan Deja yang masih sering ketemuan dan nongkrong bareng dengan genk yang berbeda. Tapi sebelum fany berangkat ke swiss, aku sempat ketemuaan sama Fany di Pekanbaru dan liburan bareng sama kak ovi. Kami bertiga ke Sumbar, waaah seru banget sih itu, sat-set. Lost in Sumatera Barat. seru! haha

Tunggu kisah kami berempat selanjutnya ya…. 

Tinggalkan komentar